Morfologi Gastropoda


Intro
Salah satu kelas dari molluska yang bernilai ekonomis penting adalah gastropoda. Secara umum, kelas Gastropoda merupakan kelas terbesar dari Mollusca lebih dari 60.000 sampai 80.00 spesies yang telah teridentifikasi dan 15.000 diantaranya dapat dilihat dalam bentuk fosilnya. Kelas ini dikenal juga dengan nama bekicot dan siput atau dalam bahasa inggris snail dan slugs. Fosil dari kelas tersebut secara terus-menerus tercatat mulai awal zaman Cambrian. Meskipun nama bekicot sering digunakan untuk semua anggota kelas ini, namun biasanya hanya jenis yang memiliki shell eksternal dimana bagian-bagian lunak dapat menarik dirinya ke dalam cangkangnya sedangkan jenis yang hanya memiliki shell yang kecil disebut sebagai siput.

Kelas gastropoda memiliki keanekaragaman habitat yang sangat luas. Gastropoda umumnya hidup di laut tetapi ada sebagian yang hidup di darat. Beberapa jenis juga bisa ditemukan di danau, sungai, selokan kecil, muara, intertidal yang berbatu atau berpasir, laut, bahkan di gurun pasir juga ada. Ditemukannya Gastropoda di berbagai macam habitat, dapat disimpulkan bahwa Gastropoda merupakan kelas yang paling sukses di antara kelas yang lain. Anatomi, perilaku, makan dan adaptasi reproduksi dari gastropoda sangat bervariasi antara satu kelompok dengan kelompok yang lainnya.

Terbatasnya informasi mengenai gastropoda, mendorong kita untuk lebih mengetahui bagaimana karakteristik ekobiologi dari genus ini. Oleh karena itu makalah ini lebih diarahkan untuk membahas mengenai beberapa karakteristik ekobiologi salah satu genus yakni Turbo.

Siput dari Family Turbinidae sering digunakan untuk membesihkan akuarium. Bahka di Amerika Serikat akuarium laut selalu memiliki minimal satu spesies dari famili ini. Siput ini umumnya dijual sebagai sorban siput, keong dan siput bintang. Seperti siput lola, siput turbo juga memiliki cangkang yang, dalam kasus beberapa spesies Turbo yang lebih besar, dapat tumbuh sampai setengah ukuran kaki. Turbo siput dapat dibedakan dari siput lola dengan melihat bagian bawah dari cangkang mereka. Kita bisa melihat sebuah lubang besar (disebut aperture) dengan operkulum putih (bagian yang menutup dari lubang ketika tubuh bekicot adalah keluar) pada siput turbo.Trochus siput memiliki operkulum cokelat.
Salah satu penyebab utama kematian dini dari turbo adalah kenyataan bahwa spesies dari subtropis sering ditambahkan ke akuarium daerah tropis. Sedangkan siput, terutama yang dari lingkungan air dangkal dan zona intertidal, sangat toleran ketika datang ke kondisi termal, paparan yang panjang dalam sistem tropis akan sangat memperpendek umur dari sebuah bekicot yang berasal dari subtropis. Secara umum, bagaimanapun siput tropis dari Famili Turbinidae adalah hewan yang baik untuk akuarium tropis. Mereka adalah pemangsa yang sangat baik sehingga bisa menghemat waktu untuk mengurus akuarium.
Nama umum siput turban mungkin didasarkan pada kesamaan bentuk dengan sorban. Namun yang pasti nama Turbinidae didasarkan pada nama Genus Turbo yang dalam bahasa Latin dapat diartikan sebagai turbin yang dapat berputar Famili Turbinidae yang memiliki kesamaan namun berbeda adalah Trochidae karena memiliki operkulum yangberbeda.

Morfologi
Gastropoda Merupakan hewan Mollusca yang berjalan dengan bagian kaki perut, berasal dari bahasa Yunani (gaster = perut; podas = kaki) artinya hewan yang memiliki kaki perut.
Morfologi Gastropoda terwujud dalam morfologi cangkangnya. Menurut Oemarjati (1990), hewan kelas gastropoda umumnya bercangkang tunggal, yang terpilin membentuk spiral, beberapa jenis diantaranya tidak mempunyai cangkang, kepala jelas, umunya dengan dua pasang tentakel kaki lebar dan pipih, memiliki rongga mantel dan organ-organ internal, bagi yang bercangkang, antara kepala dan kaki terputus, insang berjumlah kurang lebih satu atau dua buah, bernafas dengan paru-paru, organ reproduksi jumlah satu atau dua fertilasi secara internal dan eksternal.
Sebagian besar cangkangnya terbuat dari bahan kalsium karbonat yang di bagian luarnya dilapisi periostrakum dan zat tanduk. Cangkang Gastropoda yang berputar ke arah belakang searah dengan jarum jam disebut dekstral, sebaliknya bila cangkangnya berputar berlawanan arah dengan jarum jam disebut sinistral. Siput-siput Gastropoda yang hidup di laut umumnya berbentuk dekstral dan sedikit sekali ditemukan dalam bentuk sinistral. Pertumbuhan cangkang yang melilin spiral disebabkan karena pengendapan bahan cangkang di sebelah luar berlangsung lebih cepat dari yang sebelah dalam.

Anatomi Gastropoda

Anatomi Gastropoda

Secara umum, anatomi gastropoda prosobranch jantan (tidak berlaku bagi subkelas lainnya) ditunjukkan dalam gambar di samping.

Gastropoda mempunyai badan yang tidak simetri dengan mantelnya terletak di bagian depan, cangkangnya berikut isi perutnya terguling spiral kearah belakang. Letak mantel di bagian belakang inilah yang mengakibatkan gerakan torsi atau perputaran pada pertumbuhan siput Gastropoda. Proses torsi ini dimulai sejak dari perkembangan larvanya

About these ads

Posted on 3 Juni 2011, in Biologi, Krustasea dan Moluska and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: